Konsep tanpa Riba

Konsep Developer Properti Syariah
Konsep Properti Syariah merupakan diferensiasi yang memberikan warna tersendiri bagi Developer Properti Syariah dibandingkan dengan developer konvensional. Banyak orang yang menganggap bahwa konsep properti syariah adalah properti yang memiliki nuansa hunian yang Islami, dimana penghuninya hanya untuk yang beragama Islam, kemudian sarana dan fasilitas yang tersedia juga menggambarkan nilai-nilai Islami, dan lain sebagainya. Sayangnya, Konsep properti sayriah tidak hanya berhenti disitu saja.
Konsep properti syariah yang diusung oleh Developer Properti Syariah menekankan pada konsep transaksi kepemilikan rumah secara syar’i untuk ditawarkan kepada calon pembeli properti pada proyek-proyek yang sedang digarap. Kami menyadari bahwa sebagian besar calon konsumen properti di Indonesia adalah umat Islam yang seharusnya mendapatkan jaminan bahwa transaksi yang dilakukannya tidak melanggar Syariat Islam. Akan tetapi selama ini selain opsi pembelian secara cash, maka transaksi kepemilikan properti yang tersedia hanyalah kredit yang penuh unsur ribawi.
Lantas bagaimana dengan kredit pemilikan rumah yang ditawarkan oleh Bank Syariah? Kita perlu mengapresiasi semangat untuk menggelorakan ekonomi bernilaikan keislaman yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dengan menjadikan Bank Syariah sebagai role modelnya. Hanya saja kita tidak boleh menutup mata dan kehilangan kekritisan. Tidak bisa dimungkiri bahwa kredit yang ditawarkan pun sejatinya merupakan transaksi dengan dasar akad yang bermasalah, sehingga bila dilihat dari sudut pandang Syariat Islam transaksi semacam ini bathil.
Bagaimana konsep transaksi properti syariah yang diusung oleh Developer Properti Syariah? Developer Properti Syariah menjadikan Syariat Islam sebagai panduan dalam melakukan setiap aktivitas termasuk di dalamnya aktivitas ekonomi. Ada 4 gagasan utama yang kami tawarkan dalam transaksi kepemilikan property.
1.    Tanpa Riba , Kredit langsung ke Penjual tanpa ada bunga/Riba
2.    Tanpa Sita, Sehingga anda Tidak perlu was was
3.    Tanpa Denda, Karena Denda adalah tambahan dalam hutang, dan itu Riba.
4.    Tanpa Akad Bermasalah , Semua Aqad di jamin 100% sya’ie.
Kenapa Harus Properti Syariah?
•    Karena Dengan Sistem Properti Berbasis Syariah Masyarakat akan dengan mudah memiliki rumah impian mereka
•    Dalam praktiknya, Properti syariah sangat mengedepankan hukum yang berlandaskan pada akad jual beli dalam islam yang sesuai dengan syariah/tutunan Nabi besar Muhammad SAW
•    Dalam Sistem Properti Syariah, kami memutus mata rantai yang terhubung degan Bank. Disini maksudnya dalam setiap transaksi apapun yang berhubungan dengan kredit kepemilikan rumah, kami tidak memakai jasa keuangan perbankan.
•    Pembelian rumah dengan sistem syariah tidak ada istilah bunga utang (riba) terutama jika pembelian rumah dilakukan secara kredit
•    Berbeda dengan kredit pada umumnya, sistem syariah yang sebenarnya adalah tidak ada istilah denda untuk konsumen/client yang terlambat dalam melakukan pembayaran. ya benar, Denda diharamkan dalam jual beli islam (jika jual beli dilakukan ndengan kredit)
•    Karena kami tanpa akad bermasalah yang artinya, semua akad dalam jual beli harus dilakukan dengan sejelas jelasnya hingga kedua belah pihak mendapatkan keuntungan yang sama.
•    Dengan mudahnya kepemilikan rumah jika menganut sistem syariah, kami merasa sistem ini dapat menjangkau semua kalangan masyarakat. Pengusaha kelas menengah dan kelas bawah, Pedagang, Karyawan, dll.
Saat ini kami sedang mengerjakan sebuah proyek perumahan yang terletak di daerah Serpong, Serpong Ramadhan Village.